Di Apel Pagi, Kepala Puskesmas Pragaan Ingatkan Bahaya Demam Berdarah
- Feb 09, 2026
- KIM PRAGAAN
- PRAGAAN
KIMPRAGAAN, PRAGAAN - Pada kegiatan apel pagi hari ini, Kepala Puskesmas Pragaan Baharuddin Mutheri mengingatkan peserta apel untuk selalu.memberikan edukasi kepada masyarakat akan bahaya penyakit demam berdarah.
"Kala anak panas dan ada bintik merah dalam 3 hari segera periksakan ke Puskesmas, itu tanda demam berdarah," jelasnya, Senin (09/02/2026).
Bahar meminta agar semua peserta yang hadir ikut serta meningkatkan kewaspadaan masyarakat mengenai bahaya penyakit yang satu ini.
Untuk memberantas sarang nyamuk, katanya beliau meminta agar desa desa setiap Jumat melakukan kegiatan bersih bersih.
"Bukan hanya di kecamatan, saya minta desa-desa melakukan kebersihan lingkungan guna berantas nyamuk demam berdarah," tambahnya.
Menurutnya Fogging atau pengasapan bukanlah solusi utama untuk memberantas Demam Berdarah Dengue (DBD) karena hanya membunuh nyamuk dewasa, sementara jentik dan telur tetap hidup. Fogging berisiko menyebabkan nyamuk menjadi kebal (resisten), mencemari lingkungan, dan berpotensi meracuni manusia. Solusi paling efektif katanya adalah Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan gerakan 3M Plus.
"Fogging pengasapan tak selalu jadi solusi, baru kalau ada indikasi, bisa dilakukan pengasapan. Fogging itu juga ada ekses yang kurang baik," ungkapnya.
Bahar juga mengingatkan bahwa sekarang cuaca ekstrem, kalau ada bencana, segera melaporkan ke puskemas.
"Waspadai juga bencana, kalau membutuhkan bantuan kesehatan, ambulan dan tenaga kesehatan segera lapor ke puskesmas" Jelasnya. (sny-zbr)