Di Halal Bihalal IAA Pragaan, KH. Ainul Yaqin Singgung Kerusakan Lingkungan dan Pengelolaan Sampah

  • Apr 13, 2026
  • KIM PRAGAAN
  • PRAGAAN

KIMPRAGAAN.ID Pada acara Halal Bihalal dan Pertemuan Bulanan Ikatan Alumni Annuqayah (IAA) Cabang Pragaan, Pengasuh PP. Annuqayah KH. Moh. Ainul Yaqin menyinggung kerusakan lingkungan dan pengelolaan sampah.  

Beliau memulai tausiyah kepada para alumni Annuqayah dengan satu ayat bahwa kerusakan di darat dan laut sebab tangan jahat manusia. Di dunia internasional misalnya beliau menyinggung keadaan di Gaza, Libanon dan perang Iran dan Israil Amerika Serikat. Di tanah air beliau menyinggung banyaknya pembalakan liar, tambang, tanpa mengindahkan aturan telah menjadi sebab kerusakan alam. Alumni, kata beliau, memiliki potensi agar keadaan bisa lebih baik atau bisa lebih buruk, sebab aturan dilanggar. 

Kepada alumni terutama yang memiliki kekuasaan beliau menitipkan cita-cita untuk tidak menambah kerusakan di muka bumi.

"Kita tanamkan nilai-nilai kebaikan tidak merusak saat kita punya kekuasaan, tidak menambah kerusakan," ujarnya, Ahad (12/04/2026).

Berkaitan kerusakan lingkungan, beliau menyinggung pengelolaan sampah dalam hidup kita. 

"Dalam hidup pasti ada limbah, kalaupun uzlah ke tempat terpencil tetap akan melahirkan kotoran. Usia sampah itu kadang melebihi usia kita," jelasnya. 

Tidak mungkin katanya kita menghindari sampah. Semakin kaya, semakin banyak uang maka akan semakin banyak sampah yang dihasilkan.

"Bahkan saat ini ada makanan yang masih layak makan, tapi sudah menjadi sampah," ungkapnya.

Beliau berharap agar alumni membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. 

"Saat keluar rumah kalau perlu kita bawa plastik, untuk tidak membuang sampah sembarangan," pintanya.

Sampah itu merusak alam. Apakah kita bisa mengedukasi diri kita sendiri untuk tidak menambah kerusakan alam ini. Beliau bersyukur karena sekarang mayoritas rumah tangga sudah mempunyai WC, berbeda dengan zaman dahulu masih buang air besar sembarangan.

"Jangan buang sampah sembarangan. Bumi ini warisan untuk generasi berikutnya," ungkapnya.

Tak hanya sampah fisik, beliau juga menyinggung sampah batin. Sampah batin itu disebutnya seperti nafsu, iri, dengki, riya, dll. Banyak kerusakan juga disebabkan oleh sampah batin.

"Kalau kita tidak bisa mengelola sampah batin ini dengan baik, maka juga akan terjadi kerusakan dimana-mana," tambahnya.

Beliau juga meminta alumni, ketika sudah menjadi orang tua agar menanamkan nilai-nilai pengelolaan sampah kepada putera puteri nya. 

"Memahamkan saja kepada anak-anak kita terasa sulit apalagi merubah pola hidup mereka. Tapi mari kita mulai perubahan pada putera puteri kita sekarang," pintanya lagi.

Kerusakan alam ini, katanya, soal kolektif, kita perlu membangun kesadaran kepada banyak orang termasuk anak kita. Banyak jalan untuk selamat. Dalam kehidupan juga banyak hal nampak remeh tapi kalau dilandasi dengan keikhlasan, hal yang remeh temeh itu diterima Allah SWT. dan masuk surga.

"Seperti membuang duri di jalan, karena menghalangi orang lain, remeh tapi bisa menjadi sebab masuk sorga," katanya.

Yang terpenting, kata beliau, sore hari ini atas nama pribadi dan keluarga besar PP Annuqayah menyampaikan selamat hari raya Idul Fitri 1447 H.

"Saya memaafkan anda semua, saya harap semua juga memaafkan saya." Ungkapnya. (sny-zbr)