Dialog Perdana di Radio Pragaan Station, KH. Abd. Warits Anwar Ulas Barokah Pada Butiran Makanan
- Feb 19, 2026
- KIM PRAGAAN
- PRAGAAN
KIMPRAGAAN.ID Dialog di hari perdana Radio Pragaan Station menghadirkan Ketua MUI Pragaan KH. Abd. Warits Anwar membahas nilai barokah dalam kehidupan kita, terutama barokah dalam makanan, dan barokah pada kebiasaan untuk tidak membuang-buang sisa makanan sehabis makan.
Menurut pengasuh PP Nurul Huda ini, Barokah itu tambahan kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Barokah sesungguhnya sudah diajarkan kepada kita oleh Baginda Rasulullah SAW., ketika kita mau makan bukan hanya baca bismillah tapi nabi mengajarkan doa allahumma barik lana fima rozaqtana waqina adzabannar.
"Yang tergambar saat kita makan seharusnya adalah barokah yang ada dalam makanan kita. Dalam butiran-butiran makanan ada barokah," jelasnya, Kamis (19/02/2026).
Bahkan barokah dapat juga kita lihat dari sisa makanan yang kerapkali kita buang-buang. Ada dawuh nabi, kalau kita makan jangan langsung membasuh tangan dulu, jilat dulu tangannya, butiran sisa makanannya agar dihabiskan. Bahkan kata nabi kalau tak bisa menjilat sendiri, sampai disuruh menjilatkan kepada orang lain.
"Bahkan pesan orang tua terdahulu, jangan buang sisa makanan karena butiran nasi itu menangis," jelasnya.
Kita terkadang tidak tahu, butiran mana pada makanan kita yang terdapat barokahnya, karena itu beliau berharap agar butiran makanan itu jangan dibuang-buang.
Tentang kebiasaan sebagian orang yang membuang-buang makanan, itu dihukumi mubazir.
"Sisa makanan yang banyak dibuang-buang di acara hajatan masyarakat sekalipun tetap mubazir. Jangan dilakukan," jelasnya. (sny-zbr)