Kiyai Washil Imran Tegaskan Dirinya Hanya Sebagai Khadimul Ma'had Nurul Huda Pakamban Laok
- Feb 12, 2026
- KIM PRAGAAN
- PRAGAAN
KIMPRAGAAN.ID Pengasuh muda Pondok Pesantren Nurul Huda Pakamban Laok yang baru saja terdaulat menggantikan pengasuh sebelumnya Kiyai Khazin Imran dengan rendah hati menegaskan dirinya hanya sebagai Khadimul Ma'had (pelayan umat) Pesantren Nurul Huda yang bertugas untuk memberikan layanan kepesantrenan.
Pernyataan itu disampaikan oleh beliau dalam kegiatan Haflah Akhir Sanah Madrasah Diniyah Takmiliyah Nurul Huda Pondok Pesantren Nurul Huda Pakamban Laok Tahun Ajaran 1447 H, Kamis (12/02/2026).
"Saya merasa sebagai khadim atau satpam dimana tuan rumahnya sejatinya tetap ada meski sudah tiada yaitu muassis pesantren ini KH. Imran Syahruddin," jelasnya merendah, Kamis (12/02/2026).
Karena itu beliau menyampaikan terima kasih kepada semua.pihak yang selalu terlibat dalam aktifitas pendidikan, kepesantrenan. Mereka semua yang telah membantu meringankan beban beliau menjadi pelayan umat.
"Karena itu, kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, baik kegiatan kependidikan, pembangunan, pemberdayaan pesantren," jelasnya.
Posisi sebagai khadimul ummah, menegaskan bahwa Pengasuh pesantren sejatinya sebagai pelayan umat (khadimul ummah) atau sosok sentral yang mendedikasikan hidupnya untuk membimbing, mendidik, dan melayani kebutuhan spiritual serta sosial masyarakat dan santri, bukan sekadar pemimpin administratif. Sebagai pelayan umat, artinya juga beliau difahami masyarakat sebagai pusat rujukan keagamaan, figur teladan (uswah hasanah), dan motivator yang mengarahkan masyarakat menuju kehidupan religius. (sny-zbr)