Pengajian Ramadhan Pertama Bagi ASN, TNI, Polri dan BUMD Bahas Kekhalifahan Manusia
- Feb 20, 2026
- KIM PRAGAAN
- PRAGAAN
KIMPRAGAAN.ID Bertempat di masjid Sumekar Sumenep, pagi ini Jumat (20/02/2026) Kiyai Kamalil Irsyad dalam Ceramahnya bagi ASN, TNI, Polri, BUMN, dan BUMD menyinggung kekhalifahan manusia di bumi.
"Kenapa banyak tambang-tambang liar sehingga air tak terkendali kemana-mana, itu sebab tangan jahat manusia," katanya memulai ceramah.
Untuk memaksimalkan kekhalifahan manusia, maka ada tiga upaya yang harus di lakukan.
Pertama, sadar berilmu dahir dan batin. Nabi Adam diusir dari surga dibekali ilmu.
"Mengapa banyak rentetan profesor tapi masih banyak kebocoran anggaran, karena peran kekhalifahan kita perlu dikaji," jelasnya.
Kedua, sadar akhlaq, dengan multidimensi nya. Baik kepada akhlaq kepada Allah, akhlaq kepada manusia. Anak nakal saja senang kepada orang yang berakhlak. Berarti akhlaq ini multi plus.
"Nabi Muhammad berhasil karena akhlaqnya yang mulia," ungkapnya.
Beliau bercerita ketinggian akhlaq tentang Syekh Abdul Qadir Jailani yang mau berangkat mondok, dipeseni ibunya untuk jujur berakhlak, ditengah jalan dirampok kawanan perampok, diberikan lah bekelnya, sebab kejujuran itu syekh Abdul Qadir tak jadi dirampok, bahkan perampoknya pun ikut Abdul Qadir.
Ketiga, skill (keterampilan). Krisis keterampilan ini banyak dialami anak-anak Indonesia. Banyaknya pengamen dari kalangan anak muda di jalan sebab mereka tak punya skill. Itu krisis kreatifitas. Allah merancang kita menjadi orang yang mulia, karena Allah senang kepada orang yang punya keterampilan.
Kita,.ktanya sering menjumpai anak-anak yang tidur setelah subuh itu penghambat perubahan, malam. Resikonya tidak sehat, tidak cerdas.
"Banyaknya pengangguran itu sebab kita tak konsisten dengan ajaran Islam," jelasnya.
Bahkan, beliau menyinggung banyak kekayaan Sumenep diraup orang luar, karena mereka punya keterampilan, punya ilmu. Orang sakit berobat ke Singapura, jangan salahkan mereka, karena mereka mengejar keterampilan, keilmuan dan kesembuhan. (sny-zbr)